Bismillahirrahmanirrahim...
Catatan ini saya buat ketika saya sangat dirundung duka, pada saat ini Allah menunjukan kuasa-NYA, Nenek saya telah dipanggil menghadap-NYA , Tangis saya tak bisa ditahan lagi seketika pecah dengan sendirinya, aku tak menyuruh sang air mata untuk keluar dari mataku tetapi ia terus mengalir keluar dari mataku yang menyiratkan rasa kesedihanku, Aku berusaha untuk tidak menangisi kepergian beliau dan mencoba ikhlas, karena jika mayat itu bisa berkata lagi ia pasti berkata "Jangan tangisi aku" , sekarang aku mengerti, Allah menamparku dengan cara yang amat halus dengan ini aku tahu Allah mengingatkanku akan sebuah kematian yang tidak dapat kita ketahui kapan waktunya itu, Aku mencoba mengambil pelajaran dari ini semua bahwa Sesungguhnya semua yang bernyawa pasti akan kembali kepada-NYA.
Semua yang kita miliki semata-mata hanyalah titipan Allah yang harus kita jaga, Sewaktu-waktu Allah dapat mengambilnya kembali entah kapan itu,Allah menciptakan manusia semata-mata hanya untuk beribadah kepada-NYA seperti firman Allah dalam surat Az-dzariyat ayat;56
وَمَا خَلَقْتُ الْجِنَّ وَالْإِنْسَ إِلَّا لِيَعْبُدُونِ
Dan bukan sekedar untuk hidup kemudian menghabiskan jatah umur lalu mati.
Jika hati bertanya tentang kematian? kapan aku mati? tanngal berapa tahun berapa saat usiaku berapa aku mati?
Kematian/maut itu ditangan Allah, itulah jawaban untuk pertanyaan diatas. Tak tahu kapan kita mati, di mana kita mati dan dengan cara bagaimana kita mati , karena semua menjadi rahasia dan ketetapan sang pencipta Allah SWT. Sesuai dengan firman Allah di surat Ali-Imran ayat 185 ” Tiap-tiap jiwa akan merasakan mati, dan sesungguhnya akan dipenuhi pahala kamu di hari kiamat. Maka barangsiapa yang dijauhkan dari neraka dan dimasukkan ke surga maka sungguh dia telah menang. Dan kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan ”
Aku mencoba merenungkan kembali arti dari sebuah kehidupan yang Allah berikan Kepadaku,
aku mencoba memperbaiki diri dengan sebuah niat yang matang, menjadi seorang Muslimah sebenarnya bukan hanya menyandang gelar muslimah tetapi mengamalkannya, Sekarang aku mengerti untuk apa aku hidup di Dunia bila aku tak pernah ikhlas dalam beribadah kepada-NYA.
karena sesungguhnya setiap yang bernyawa pasti akan mati.
Kullu nafsin dzaiqotil maut.
Untuk Nenekku tercinta, Semoga Allah menerima amal Ibadah dan menempatkan Nenek diJannah-NYA Amin..Amin.. Ya Rabbal Alamin.
Alhamdulillah..
#SemuaMilikAllah
#DreamerPenaklukDunia
#DreamerA
Salam
FRa's

Tidak ada komentar:
Posting Komentar