Minggu, 20 Juli 2014

husnuzhan pada takdir


Assalamu’alaikum wr.wb.
Comeback!! Apa kabar kalian semua? Aku come back niih. Oke, kita motivasi lagi ya? Nah, sekarang kan pake kurikulum 2013, Kelas X SMA/SMK/MA sederajat udah mulai penjurusan ye kan? Antara IPA atau IPS. Nah, pas waktu SMP, sempet gak siih kepikiran mau ngambil jurusan apa, IPA atau IPS yang sesuai ama apa yang dicita-citakan. Nah, kebanyakan kan milih IPA. Kenapa? Soalnya IPA keren, gampang masuk mana-mana, sesuai banget ama cita-cita, isinya orang-orang pinter doang, atau segudang alasan yang lainnya. Nah, kenapa ga mau masuk IPS? Yaa, IPS itu madesu, ga asik, pusing, apalagi sejarah serba ngapal, ekonomi-akutansi selalu ngitung, ribet, engga banget, anak-anaknya bandel, gurunya ngebetein, aneh, atau apalah itu. Begitu juga dengan yang punya minat sebaliknya. Kalangan masyarakat saat ini itu udah ‘terjajah’ sama mindset kalo masuk IPA berarti pinter, kalau masuk IPS berarti sebaliknya. Oke, kita mulai beranjak ke kasus yang sebenarnya. Aku mau nanya niih, gimana kalo kalian minatnya bener-bener pengen masuk IPA, sesuai ama cita-cita misalnya, pengen masuk ke fakultas kedokteran malah masuk IPS! Atau minat pengen masuk IPS gara-gara pengen jadi dubes malah masuknya IPA! Waduh, gimana tuh jadinya?! Apa yang pertama kali jadi ekspresi kalian, nyesel? Sedih?kecewa?marah?ceria?nrimo?legowo?atau yang lain?. This is the challenge. Ini ujian dari Allah. Apapun yang terjadi, kalian harus tetep bersyukur kepada Allah., husnuzhan pada takdir dan skenario yang telah dibuat olehNya.
Mau husnuzhan gimana, udah kecewa banget. Allah itu ga adil banget perasaan. Aku kecewa ama apa yang udah aku dapet, aku ga bisa dapetin apa yang udah aku impi-impikan sejak lama. Percuma aja dong, aku udah capek-capek usaha malah dapet kayak gini. Gak ada gunanya tetep berusaha. Keinginanku jadi dokter ga akan pernah terkabul! Ga akan pernah! Aku nyerah aja sampe disini. Allah ga adil. Allah ga ngabulin apa yang udah aku inginkan. This is not my style! *loh?
Biasanya, itulah ekspresi kebanyakan orang yang apa yang ia dapet ga sesuai dengan apa yang dia inginkan.  Dan biasanya juga, itu terjadi dan terucap dengan refleks, begitu saja. Ini harus dijauhi, dihindari malah DITINGGALKAN! Loh, kenapa? Kita berhak dong memprotes. Jangan salah, ini namanya BERPUTUS ASA DARI RAHMAT ALLAH. Oke, kalau menurut kita, IPA itu lebih baik daripada IPS ataupun sebaliknya, tapi kalau menurut Allah, mungkin IPS itu lebih baik untuk kita,hambaNya dibanding IPA ataupun sebaliknya. Apa yang menurut kita baik, belum tentu baik di mata Allah. Apa yang menurut kita buruk belum tentu buruk di mata Allah. Ya kan? Camkan itu, kawan. Allah pasti, PASTI telah menetapkan yang terbaik untuk kita. Jangan ragu dan jangan salah. Allah tau segala yang dibutuhkan hambaNya. Dia-lah sebaik-baik penulis skenario dan sutradara paling hebat di belahan jagad raya manapun. Ga mungkin banget Allah menentukan dan menuliskan takdir yang salah dan banyak mendatangkan mudharat buat kita. Ya kan? Percaya deh. Disini, kita harus belajar jadi Mutawakkil, orang yang bertawakkal kepada Allah. Menerima apa yang udah diberikan oleh Allah dengan lapang dada. Ye kan? Kita itu posisinya sebagai seorang hamba dan abdi yang harus senantiasa mematuhi apa yang diperintahkan oleh Tuhannya. Sebagai seorang hamba atau abdi itu, kita diwajibkan untuk meminta. Nah, mintalah yang terbaik. Jangan memaksakan kehendak. Kalau kita udah berusaha, Insya Allah, bakal dapet deh apa yang kita impikan. Allah itu mengabulkan doa para hambaNya dengan 3 cara :
1.       Mengabulkan dalam tempo waktu yang cukup singkat
2.       Mengabulkan dalam tempo waktu yang lumayan lama
3.       Menggantinya dengan sesuatu yang lebih baik
Minta itu jangan maksa, kita juga kalau dipaksa ga mau kan?. Mintalah dapet nilai yang terbaik bukan yang tertinggi. Gitu caranya.  Kalau misalnya kita pengen jadi dokter atau apoteker yang menuntut dari jurusan IPA, malah kita masuk IPS. Nah, ada banyak cara. Salah satunya adalah “mengubah” apa yang kita cita-citakan. Allah juga ga mungkin kan Cuma ngasih satu kemampuan ke kita? Ada yang lain. Nah, gali apa yang jadi potensi kita.  Kalau udah nemuin, focus ama yang itu. Jangan terpaku akan masa lalu. Sambutlah demi masa depan yang lebih baik. Usahakan untuk jadi yang terbaik. Tetap pada jalan yang telah Allah tetapkan bagi kita, jangan pernah berputus asa dari rahmat Allah. Soalnya, orang yang benar-benar gagal adalah orang yang berputus asa dari rahmat Allah. So, keep calm and move on! Masa depan cerah menanti kita!
YOU MAY DON’T HAVE A PAST PERFECT, BUT YOU STILL HAVE THE TIME FOR MAKING FUTURE PERFECT.
Jangan menangisi masalalu yaa, biarkanlah itu berlalu. Ini adalah rencana Allah yang telah disusun sedemikian baik untuk kita, hambaNya yang selalu Dia cinta. Harus selalu husnuzhan yaaa. Keep spirit,believing,dreaming,praying and striving!!^^
Wassalamu’alaikum wr.wb.

#ProudToBeDreamer
DreamerB^^

Arin Darojatul Aliya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar