Sabtu, 19 Juli 2014

sedikit terungkap

The next chapter from arin's story..

Waktu bergulir cepat, siang berganti malam dan begitu juga sebaliknya, Matahari dan bulan yang selalu bergiliran tuk mencerahkan seisi bumi. Hari demi hari aku lalui dengan perasaan gundah yang mencekam hati, rasa yang hampir menggelapkan ruang hati dan belum bisa terobati..
        Akhir-akhir ini iskandaria tak begitu cerah bagiku, mungkin bagi orang lain iskandaria adalah surga..cerah atau gelap, tetap saja suram. Mungkin karena ayah yang aku yakini tidak akan pergi meninggalkanku karena tugas, kemarin harus pergi dinas keluar kota atau Mungkin karena penasaranku yang makin menjadi..
******
   "Kemarin di taman kota aku bertemu dengan nenek tua yang kita temui di kedai..dan dia tak henti berbicara kalau aku mirip dengan cucunya yang hilang di palestine!!aku risih mendengarnya, aku tinggal saja dia!" ujarku pada aron yang sedang asyik dengan gadgetnya."oooohh hhmmm!!" balas aron."aroooon..kau mendengarkan perkataanku tadi atau tidak?beri aku solusi!!"geramku. "Ya aku dengar...lagi pula kenapa kamu tinggalkan nenek itu?kamu kan bisa bertanya tentang cucunya yang dimiripi denganmu itu, atau kamu tanya kenapa dia selalu menyamakanmu dengan cucunya!"jawab aron. "Ya aku tahu..tapi aku takut dia sedih karena mengenang cucunya itu!"jelasku, "kamu kan bisa tanya lebih hati-hati, kalo dia sedih kamu tenanginlah!"saran aron "hmm baiklah besok kau temani aku tuk mencari nenek itu ya!"ujarku dan meminum lemon tea yang ku pesan, aron pun mengangguk tanda setuju.
 ******
   Bel berbunyi, tanda kegiatan sekolah berakhir. Aku bergegas pulang ke rumah tak sabar untuk menanti hari esok. Seperti biasa, tak ada seorangpun di rumah. Aku jadi terfikir untuk masuk ke kamar orang tuaku dan mencari arsip tentangku. Aku bergegas masuk dan berhati-hati, aku melihat foto keluarga di dalam kamar dan aku menyadari banyak perbedaan antara aku dan keluargaku. "Aku harus mengetahui siapa jati diriku sebenarnya!"ujarku. Dari laci ke laci ku mencari hingga...craaaaack!!! Foto mamah terjatuh dan pecah "aduuh apa yang terjadi dengan mamah?" aku langsung membersihkan pecahan kaca bingkai yang tadi terjatuh. Tak lama kemudian..kriiing..kriiing!! Telpon berbunyi aku bergegas tuk mengangkatnya.."hallo selamat siang! apa ini dengan keluarga dari ibu shakra maria?"sapa seseorang di balik telpon, "ya benar ini anaknya, maaf ini siapa ya?" tanya ku padanya "kami dari pihak rumahsakit ingin memberi kabar kalau saat ini ibu anda sedang kami rawat dan keadaannya kritis!"jelasnya "apa?kritis? Memang kejadian apa yang menimpa mamah sus?" "ibu shakra mengalami kecelakaan dan saat ini beliau butuh donor darah!"jelaanya lagi. "Baik sus saya segera kesana!."
    Aku langsung bersiap-siap dan melesat ke rumah sakit, dan ternyata mamah sedang berada di ruang ICU. Aku langsung ke sana dan aku bertemu dengan dokter yang memeriksa mamah "dokter bagaimana keadaan mamah saya?"tanyaku cemas "ibu shakra mengalami pendarahan dan membutuhkan donor darah yang cocok segera!"jelas dokter "kalau begitu ambil saja darah saya dok! Pasti cocok karena saya putrinya!"jawabku. "Tidak bisa langsung seperti itu kita harus melakukan pengecekan terlebih dahulu untuk memastikan!"jelas dokter lagi. Akhirnya, aku harus tes darah sebelum mendonorkan.
     Beberapa saat kemudian, hasil tes darahku keluar. Sudah ada aron yang menemaniku saat ini, dengan hati-hati aku melihat hasil tersebut dan ternyata hasilnya TIDAK COCOK, "maaf darah anda tidak cocok dengan pasien! Pasien berdarah B positif sedangkan anda berdarah A positif."jelas dokter. "Tapi ayah saya sedang tugas di luar kota dan kakak saya di luar negri, dari mana saya mendapatkan darah B?"tanyaku " kami dari pihak rumah sakit sedang berusaha mencari, anda gak perlu khawatir!" "terima kasih dok!".
       (Sebaiknya aku tidak perlu memberi tahu ayah dan kak anton dulu! Aku takut mereka tidak konsentrasi dengam urusan mereka disana. Daaan berarti dugaanku benar, aku tahu kalau ayah dan kak anton memiliki darah yang sama yaitu B positif. Sekarang aku juga tahu kalau mama pun memiliki darah yang sama dengan ayah dan kak anton, sedangkan aku...mengapa darahku berbeda dengan keluargaku? Apa ada anak kandung yang berbeda golongan darah dengan orang tuanya?... Kalau tidak ada, siapa aku sebenarnya?)
        "Permisi!"beberapa sosok pria menghampiriku, "iya, maaf bapak siapa ya?"tanyaku, "kami dari pihak kepolisian hanya ingin memastikan kalau sudah ada keluarga korban yang hadir!"jelasnya, "ohiya saya putri dari ibu shakra! Tapi saya mau tanya pak, sebenarnya apa modus dari kecelakaan ini ya pak?" tanyaku lagi. "Kami belum tau pasti apa penyebab kecelakaan ini, tapi kami akan terus berusaha menyelidiki!"jelasnya. "Baiklah, saya tunggu kabarnya segera!" "tapi ada satu orang lagi yang menjadi korban dalam kecelakaan ini!"ujarnya "siapa pak?apa keadaannya juga parah?" tanyaku "tidak, dia hanya luka kecil dan belum sadar saja! Dan dia seorang lelaki remaja dan dia muslim!". "Ooh baiklah terima kasih pak!" "iya sama-sama, kalaubegitu saya permisi!".
        "Pokoknya besok kita harus menemui nenek tua itu! Dan kau harus menemaniku besok!"ujarku pada aron yang duduk termenung, "iya, tapi mamahmu bagaimana?" "kita tinggal dulu sebentar!aku juga percaya pasti dari pihak medis akan melakukan yang terbaik!"jelasku yang masih berdiri dihadapan aron.
             (Tapi..aku masih bingung! Siapa aku ini sebenarnya? Daan..siapa remaja muslim itu?)

By. Kurnia nur khodijah

To be continued.......

Tidak ada komentar:

Posting Komentar