Selasa, 08 Juli 2014

pertanyaan itu


   the next cepter from ranah palestina

pertanyaan itu yang membuatku ragu akan statusku didalam keluarga,bisa jd aku adalah seorang anak angkat?"ahh,,,,aku terlalu paranoid,tidak mungkin aku seorang anak angkat"ujarku dalam hati menepis semua keraguan.
setelah itu aku memutuskan untuk pulang kerumah,"aron,aku ingin pulang tolong antarkan aku ke rumah"ujarku "ohh baiklah akan aron antarkan"balasnya

setelah itu kerguan dalam hati masih mengebu-gebu aku tanyakan pada mamah tentang statusku di dalam keluarga
"mah,,,?"ujarku dengan ragu
"iya sayang"balasnya sambil menggenggam majalah fashion.
"a,,a,,apakah aku ini a,,,anak angkat?"tanyaku dengan gagap
"lohh,,,kamu kok bilang begitu?ya jelas kamu anak mamah lah,,,,!"
"tapi aku merasa tak ada yang mirip denganku di keluarga ini wajahku lebih dominan keraba-araban?",
"heheh,,,,kamu itu mirip dengan nenek,beliau lahir di palestin,wajah nenekmu sangat cantik sama sepertimu,beliau bertemu dengan kake ketika nenek mendapatkan beasiswa untuk sekolah di universitas kairo,mangkanya wajahmu lebih dominan keraba-araban"jawabnya sambil tersenyum lucu.
"ohh,,,hahaha,,,mungkin memang aku yang terlalu paranoid yah mahhh,,,, heehe"balasku malu
"yasudah kamu sudah tau kan yang sebenarnya,sana mandi sudah sore,,,!!"suruhnya manja
"terimakasih ya mah,maaf sudah lancang menayakan yang tidak-tidak"akupun tersenyum dan mengecup pipi mamah dengan lembut,lalu kulangkahkan kakike arah kamar untuk mandi dan beristirahat.

Keesokan harinya entah mengapa hatiku sangat ingin membuka artikel-artikel tentang peristiwa palestin,kuhampiri layar monitor dan mengulik-ulik semua tentang ranah palestin.Sedih,marah,dan miris yang kurasakan ketika membaca artikel demi artikel yang hampir tak ada hentinya penderitaan yang dialami warga palestin,walau notabeku bukan seorang islam tetapi aku merasa kasihan dan ingin sekali membantu penderitaan mereka! tapi,,,,apa daya aku hanyalah seorang gadis lugu yang tak bisa melakukan apapun yang berharag,hanya doa yang bisa kupanjatkan untuk mereka.

Entah mengapa hari demi hari yang ku lewati slalu mengingat artikel-artikel itu,entah karna iba,atau karna hal lain yang membuatku seperti ini setiap ku coba tuk melupakannya tetapi setiap huruf yang kubaca semakin jelas,apa yang sebenarnya terjadi denganku?
kumemutuskan tuk jalan-jalan dengan aron ke sebuah taman di iskandaria,pemandangan yang cukup menarik , hijaunya rerumputan dan indahnya warna bunga-bunga yang menyejukan hati , dan seketika ku melihat wanita yang cantik berhidung mancung,dan mengenakan kerudung putih serta jubah putih berjalan keluar masjid,ku teringat dengan artikel yang ku baca bahwa pasuka
israel menembak wanita-wanit palestin serta memerkosa mereka di hadapan suami mereka
sungguh ironis sekali memang wanita yang berusah menutupi awrat mereka diperlakukan tidak 
dengan perilaku manusiawi.

Aku merasa malu sebenarnya sebagai seorang wanita memerlihatkan setiap sudut tubuhku y
"kareen kau melihat apa?di sana ada penjual layang-layang ayo kita kesana"ujar aron
"ahh,,,rasanya aku ingin pulang saja,,,aku tiba-tiba tidak enak badan"ujarku 
"ohh yasudah kalau begitu,,,aku akan antarkan"balas aron dengan tersenyum manis.

Rasanya terdengar klise memang mengunakan alasan tidak enak badan,tapi aku sudah merasa bad mood tak tahu kenapa mungkin karna diriku mulai lelah,setibanya dirumah aku pergi kekamar dan berabring di atas ranjang serta berfikir,"mengapa warga palestin begitu menderita apakah mereka salah?apakah mereka berdosa?"pertanyaan besar yang membuatku terus merenung.

by:diki dermawan
next chepter,,,,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar